Sitename

Description your site...

Saham Apple Merosot

Saham Apple Merosot

FOREXFBS.NET – Indeks saham Wall Street berakhir variatif pada perdagangan kemarin waktu setempat saat saham Apple merosot ke posisi terendah dalam 2 tahun. Indeks S&P dan Dow Jones sempat bergerak naik turun antara keuntungan dan kerugian sebelum akhirnya ditutup cenderung mendatar.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (13/5/2016) membaiknya beberapa saham telekomunikasi dan konsumen menjadi penolong untuk pasar saham Amerika Serikat (AS) agar tidak terpuruk terlalu dalam. Kenaikan terbesar dialami saham Microsoft sebesar 0,90% untuk jadi dukungan terbesar buat indeks S & P 500.

Kemerosotan justru dialami Apple Inc (AAPL.O) dan menjadi sentimen negatif untuk tiga indeks dimana saham mereka merosot 2,35% menjadi USD90.34. Posisi ini menjadi yang terendah sejak Juni 2014 lalu, seiring terjadinya penurunan permintaan terhadap produk iPhone.

Reli sempat terjadi pada indeks S & P 500 dari posisi terendah sejak Februari dalam dua pekan terakhir di tengah laporan perusahaan dan data ekonomi. Indeks sepanjang tahun ini tercatat masih berada di tren positif lewat kenaikan 1%.

Sebelumnya dua pejabat Bank Sentral AS (The Fed) menerangkan harus ada kenaikan suku bunga acuan (Fed rate) apabila data tidak menunjukkan peningkatan pertumbuhan ekonomi. “Saya tidak melihat keyakinan apapun dari pembeli dan penjual pada momen ini. Ekonomi melambat sehingga saham juga mengalami hal sama,” jelas Kepala Greentree Brokerage Services Warren West.

Indeks Dow Jones industrial average tercatat kemarin ditutup naik 0,05% lebih tinggi di level 17.720,5, sedangkan indeks S & P 500 (SPX) berakhir turun 0,02% pada posisi 2.064,11. Penurunan saham Apple juga membuat komposit Nasdaq jatuh 0,49% menjadi 4.737,33.

Tujuh dari 10 sektor utama S & P 500 tercatat berakhir lebih tinggi, dipimpin oleh sektor telekomunikasi yang bertambah 0,72%. Sementara sektor kesehatan kehilangan 0,58 % dengan saham Allergan (AGN.N) turun 3%.

Pendapatan kuartal pertama untuk perusahaan dalam S & P 500 sebagian besar telah melewati prediksi analis yang diperkirakan melemah 5,4% dibandingkan tahun lalu, menurut data Thomson Reuters. Sekitar 7,2 miliar saham berpindah tangan pada perdagangan pasar saham AS kemarin, menyamai rata-rata harian.

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below